Kamis, 29 November 2018

TEKNOLOGI VIDEO MAPING


TEKNOLOGI VIDEO MAPPING


DISUSUN OLEH:
MUHAMMAD NICO FARHAN
15116000 / 3KA05

DOSEN:
EEL SUSILOWATI


UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS ILMU KOMPUTER & TEKNOLOGI INFORMASI
2018/2019

ABSTRAKSI
Video mapping merupakan sebuah teknik yang menggunakan pencahayaan dan proyeksi sehingga dapat menciptakan ilusi optis pada objek - objek. Objek – objek tersebut secara visual akan berubah dari bentuk biasanya menjadi bentuk baru yang berbeda dan sangat fantastis. Perubahan visual tersebut terjadi dari sebuah proyeksi yang menampilkan grafis video digital kepada suatu objek, benda, atau bidang.
Video Mapping sebagai metode baru yang menarik adalah bagian dari evolusi seni visual. Sebagai manifestasi pencitraan seni visual dan teknologi. Para seniman dapat mewujudkan ide yang mereka desain kedalam materi 3D apapun di dalam bentukan arsitektur.Video Mapping menggabungkan pemetaan film dan video sebagai strategi pertunjukkan. Disatukan dengan perjalanan visual-narasi kita dapat mempromosikan kepekaan lokal & global dari identitas sebuah tempat, orang, dan sejarahnya.


BAB 1
PENDAHULUAN

1.1  LATAR BELAKANG MASALAH

Pada dasarnya, manusia merupakan makhluk hidup yang tidak pernah puas. Mereka akan terus menuntut lebih dari apa yang sudah ada sebelumnya. Hal ini termasuk dalam segala hal baik sesuatu yang memang bersifat primer sampai sekunder bahkan tersier. Berarti mencakup makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal, teknologi, hiburan, sampai informasi. Oleh karena itu dibutuhkan kekreatifan oleh para produsen untuk terus menciptakan inovasi – inovasi baru yang akan memberikan kepuasaan kepada konsumen. Menciptakan produk dan jasa yang inovatif tidaklah cukup jika hanya akhirnya hanya diinformasikan melalui cara-cara yang konvensional seperti mengiklankannya di televisimedia cetakradio, dan billboard. Seharusnya para produsen juga berpikir lebih maju dengan menggunakan media-media yang lebih interaktif, yaitu dengan menggunakan internetkatalog, dan media – media lain yang belum sering dilihat oleh konsumen, sehingga ketika melihat barang atau jasa tersebut diinformasikan dengan cara yang berbeda tentunya akan lebih berkesan dan tentunya akan memberikan efek awareness yang lebih dibandingkan dengan cara penginformasian yang biasa. Sebagai salah satu akibat dari perkembangan teknologi komunikasi, sekitar 3 tahun yang lalu di Eropa, teknologi video mapping ini terus dikembangkan mulai dari cara instalasi sampai pengaplikasiannya. Tidak lagi hanya untuk memberikan pengalaman di lapangan yang sudah dipetakan, namun konsep ini juga digunakan sebagai cara baru memberikan informasi yang interaktif. Hasilnya, jangkauan dari aplikasi pasar ini meluas. Video mapping sangat berfungsi dengan baik apabila diaplikasikan dalam bidang pemasaran. Para produsen barang dan jasa, maupun lembaga – lembaga sudah mulai menggunakan video mapping untuk menampilkan atau menonjolkan pesan yang ingin disampaikan. Video mapping merupakan media alternatif dari media promosi luar ruang. Video mapping merupakan tontonan yang menarik dan sangat menghibur karena dapat menghadirkan gambar yang tidak statis dan tampak lebih nyata sehingga akan lebih memberikan kesan dan pesan pun akan lebih menempel pada ingatan khalayak sasaran. Selain itu, video mapping juga sangat memungkinkan untuk digabungkan dengan beberapa bidang seni lainnya, misalnya musikteatertarifotografi, seni jalanan, dan lain lain. Beberapa kali telah diadakan pagelaran dan festival seni yang menjadikan video mapping sebagai salah satu dalam bagian acara – acara tersebut, baik sebagai acara utama maupun acara pendukung. Video mapping juga bisa dilakukan TV shows, konser musik, dan pada beberapa venue, seperti klub malam, bar, pub, dan restaurant

1.2  RUANG LINGKUP
Makalah ini membahas tentang penggunaan teknologi Video Mapping.

1.3  TUJUAN PENULISAN
Penulisan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang Video Mapping.

1.4  METODE PENELITIAN
Makalah ini penulis menggunakan studi pustaka dengan cara mencari data melalui internet.

1.5  SISTEMATIKA PENULISAN
Sistematika penulisan yang akan disusun oleh penulis terdiri dari:
BAB I: PENDAHULUAN
Pada bab ini akan dibahas latar belakang yang mendasari penulisan ini, ruang lingkup, tujuan penulisan, metode penulisan dan sistematika penulisan.
BAB II: PEMBAHASAN
Pada bab ini akan dibahas tentang Kecerdasan Buatan pada game, penjelasan game Dota2, dan penggunaan teknologi Kecerdasan Buatan pada game Dota2.
BAB III: KESIMPULAN
Pada bab ini berisi kesimpulan dari makalah ini.


BAB 2
PEMBAHASAN

Video mapping merupakan sebuah teknik yang menggunakan pencahayaan dan proyeksi sehingga dapat menciptakan ilusi optis pada objek - objek. Objek – objek tersebut secara visual akan berubah dari bentuk biasanya menjadi bentuk baru yang berbeda dan sangat fantastis. Perubahan visual tersebut terjadi dari sebuah proyeksi yang menampilkan grafis video digital kepada suatu objek, benda, atau bidang.
Video Mapping sebagai metode baru yang menarik adalah bagian dari evolusi seni visual. Sebagai manifestasi pencitraan seni visual dan teknologi. Para seniman dapat mewujudkan ide yang mereka desain kedalam materi 3D apapun di dalam bentukan arsitektur.Video Mapping menggabungkan pemetaan film dan video sebagai strategi pertunjukkan. Disatukan dengan perjalanan visual-narasi kita dapat mempromosikan kepekaan lokal & global dari identitas sebuah tempat, orang, dan sejarahnya.
Biasanya proyeksi – proyeksi tersebut merupakan manipulasi bentuk-bentuk yang sebelumnya telah dibuat dengan menggunakan perangkat lunak / software 2 dimensi atau 3 dimensi. Selain dibuat menggunakan perangkat lunak tersebut, hasil proyeksi juga bisa berasal dari video shooting atau footage yang sudah dibuat secara khusus sebelumnya. Jadi bisa dibilang video mapping merupakan sebuah seni instalasi yang menggabungkan perangkat lunak dan perangkat keras.
Prinsip teknologi di balik video mapping sangatlah sederhana. Beberapa proyektor video yang dikontrol oleh komputer digunakan untuk memproyeksikan gambar atau video kepada sebuah permukaan yang diinginkan. Dari permukaan yang akan diproyeksikan tersebut akan terdeteksi beberapa titik dan kemudian akan dipetakan kedalam komputer. Untuk menciptakan permukaan tersebut menjadi interaktif, pemetaan ini selanjutnya bisa dijadikan berlapis - lapis dengan konten video, gambar tetap, live video feeds, logobranding, dan lain – lain. Dengan manipulasi proyeksi tersebut, cara pandang kita terhadap objek, benda, atau bidang tersebut akan berubah.
Video mapping memiliki satu persyaratan dasar yang tidak boleh dilanggar, yaitu kegelapan total baik di objek, benda, atau bidang yang akan disorot maupun lingkungan disekitar objek, benda, atau bidang tersebut. Dengan memenuhi syarat dasar tersebut, ukuran, bentuk, diam atau bergerak objek, benda, atau bidang yang akan diproyeksikan tidak menjadi masalah.
Untuk merealisasikan teknologi Video Mapping ini, dapat menggunakan Software After Effect, yang berguna untuk membuat Efek tekstur pada gambar. Dan dipadukan dengan Video Mapping Loops. Gunakan juga stencil Luma Effect dan Special VJ Software yang ada pada After Effect. Terdapat juga VJ Software seperti : Resolume, Arkaos, Madmapper, Vusition.

Metode yang dihasilkan pasti menarik dinikmati dalam seni visual. bisa diproyeksikan pada bidang yang unik  seperti gedung, kendaraan dan lantai, Proses pencarian target proyeksi selalu dimulai dengan mengidentifikasi lokasi yang sesuai untuk bertindak sebagai kanvas untuk Pemetaan Proyeksi 3D. Bisa jadi bangunan bersejarah, struktur sementara atau patung, atau permukaan besar apa pun. Pemetaan proyeksi berfungsi paling baik pada malam hari atau di lingkungan rendah cahaya. Demikian juga, ini berfungsi paling baik ketika permukaan yang diproyeksikan berwarna terang atau putih sehingga gambar yang diproyeksikan menonjol dengan terang terhadap latar belakangnya. Yang terbaik adalah paduan warna dasar dengan warna-warna yang beragam dan kontras.
Contoh Video Mapping saat sebuah bangunan tiba-tiba runtuh dan menghilang. Bangunan besar menjadi kanvas hidup. Teknik Video Mapping diproyeksikan ke detail fasad bangunan yang digunakan untuk membuat instalasi video berkualitas tinggi dan ilusi 3D. Dalam cara yang inovatif, objek tidak hanya digunakan sebagai 'layar baru' tapi juga menjadi 'aktor', mempunyai koneksi ke cerita yang diidentifikasi di dalam film.




BAB 3
KESIMPULAN
Jadi, Video Mapping merupakan salah satu teknologi yang digunakan untuk memproyeksikan suatu gambar bergerak pada sebuah objek. Tujuan utama dari video mapping adalah membuat sebuah objek agar terlihat seperti objek yang berbeda. Penggunaan video mapping juga sebagai satu cara berkreasi dengan mengunakan teknologi yang dapat menarik perhatian banyak orang.
Seni Teknologi ini menggunakan pencahayaan serta proyeksi yang dapat menghasilkan ilusi optik pada obyek yang secara visual akan berubah dari bentuk baru yang sangat fantastis dan berbeda. Bentuknya bisa berupa materi 3D ataupun Arsitektur.

REFERENSI


Tidak ada komentar:

Posting Komentar