Kamis, 29 November 2018

TEKNOLOGI VIDEO MAPING


TEKNOLOGI VIDEO MAPPING


DISUSUN OLEH:
MUHAMMAD NICO FARHAN
15116000 / 3KA05

DOSEN:
EEL SUSILOWATI


UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS ILMU KOMPUTER & TEKNOLOGI INFORMASI
2018/2019

ABSTRAKSI
Video mapping merupakan sebuah teknik yang menggunakan pencahayaan dan proyeksi sehingga dapat menciptakan ilusi optis pada objek - objek. Objek – objek tersebut secara visual akan berubah dari bentuk biasanya menjadi bentuk baru yang berbeda dan sangat fantastis. Perubahan visual tersebut terjadi dari sebuah proyeksi yang menampilkan grafis video digital kepada suatu objek, benda, atau bidang.
Video Mapping sebagai metode baru yang menarik adalah bagian dari evolusi seni visual. Sebagai manifestasi pencitraan seni visual dan teknologi. Para seniman dapat mewujudkan ide yang mereka desain kedalam materi 3D apapun di dalam bentukan arsitektur.Video Mapping menggabungkan pemetaan film dan video sebagai strategi pertunjukkan. Disatukan dengan perjalanan visual-narasi kita dapat mempromosikan kepekaan lokal & global dari identitas sebuah tempat, orang, dan sejarahnya.


BAB 1
PENDAHULUAN

1.1  LATAR BELAKANG MASALAH

Pada dasarnya, manusia merupakan makhluk hidup yang tidak pernah puas. Mereka akan terus menuntut lebih dari apa yang sudah ada sebelumnya. Hal ini termasuk dalam segala hal baik sesuatu yang memang bersifat primer sampai sekunder bahkan tersier. Berarti mencakup makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal, teknologi, hiburan, sampai informasi. Oleh karena itu dibutuhkan kekreatifan oleh para produsen untuk terus menciptakan inovasi – inovasi baru yang akan memberikan kepuasaan kepada konsumen. Menciptakan produk dan jasa yang inovatif tidaklah cukup jika hanya akhirnya hanya diinformasikan melalui cara-cara yang konvensional seperti mengiklankannya di televisimedia cetakradio, dan billboard. Seharusnya para produsen juga berpikir lebih maju dengan menggunakan media-media yang lebih interaktif, yaitu dengan menggunakan internetkatalog, dan media – media lain yang belum sering dilihat oleh konsumen, sehingga ketika melihat barang atau jasa tersebut diinformasikan dengan cara yang berbeda tentunya akan lebih berkesan dan tentunya akan memberikan efek awareness yang lebih dibandingkan dengan cara penginformasian yang biasa. Sebagai salah satu akibat dari perkembangan teknologi komunikasi, sekitar 3 tahun yang lalu di Eropa, teknologi video mapping ini terus dikembangkan mulai dari cara instalasi sampai pengaplikasiannya. Tidak lagi hanya untuk memberikan pengalaman di lapangan yang sudah dipetakan, namun konsep ini juga digunakan sebagai cara baru memberikan informasi yang interaktif. Hasilnya, jangkauan dari aplikasi pasar ini meluas. Video mapping sangat berfungsi dengan baik apabila diaplikasikan dalam bidang pemasaran. Para produsen barang dan jasa, maupun lembaga – lembaga sudah mulai menggunakan video mapping untuk menampilkan atau menonjolkan pesan yang ingin disampaikan. Video mapping merupakan media alternatif dari media promosi luar ruang. Video mapping merupakan tontonan yang menarik dan sangat menghibur karena dapat menghadirkan gambar yang tidak statis dan tampak lebih nyata sehingga akan lebih memberikan kesan dan pesan pun akan lebih menempel pada ingatan khalayak sasaran. Selain itu, video mapping juga sangat memungkinkan untuk digabungkan dengan beberapa bidang seni lainnya, misalnya musikteatertarifotografi, seni jalanan, dan lain lain. Beberapa kali telah diadakan pagelaran dan festival seni yang menjadikan video mapping sebagai salah satu dalam bagian acara – acara tersebut, baik sebagai acara utama maupun acara pendukung. Video mapping juga bisa dilakukan TV shows, konser musik, dan pada beberapa venue, seperti klub malam, bar, pub, dan restaurant

1.2  RUANG LINGKUP
Makalah ini membahas tentang penggunaan teknologi Video Mapping.

1.3  TUJUAN PENULISAN
Penulisan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang Video Mapping.

1.4  METODE PENELITIAN
Makalah ini penulis menggunakan studi pustaka dengan cara mencari data melalui internet.

1.5  SISTEMATIKA PENULISAN
Sistematika penulisan yang akan disusun oleh penulis terdiri dari:
BAB I: PENDAHULUAN
Pada bab ini akan dibahas latar belakang yang mendasari penulisan ini, ruang lingkup, tujuan penulisan, metode penulisan dan sistematika penulisan.
BAB II: PEMBAHASAN
Pada bab ini akan dibahas tentang Kecerdasan Buatan pada game, penjelasan game Dota2, dan penggunaan teknologi Kecerdasan Buatan pada game Dota2.
BAB III: KESIMPULAN
Pada bab ini berisi kesimpulan dari makalah ini.


BAB 2
PEMBAHASAN

Video mapping merupakan sebuah teknik yang menggunakan pencahayaan dan proyeksi sehingga dapat menciptakan ilusi optis pada objek - objek. Objek – objek tersebut secara visual akan berubah dari bentuk biasanya menjadi bentuk baru yang berbeda dan sangat fantastis. Perubahan visual tersebut terjadi dari sebuah proyeksi yang menampilkan grafis video digital kepada suatu objek, benda, atau bidang.
Video Mapping sebagai metode baru yang menarik adalah bagian dari evolusi seni visual. Sebagai manifestasi pencitraan seni visual dan teknologi. Para seniman dapat mewujudkan ide yang mereka desain kedalam materi 3D apapun di dalam bentukan arsitektur.Video Mapping menggabungkan pemetaan film dan video sebagai strategi pertunjukkan. Disatukan dengan perjalanan visual-narasi kita dapat mempromosikan kepekaan lokal & global dari identitas sebuah tempat, orang, dan sejarahnya.
Biasanya proyeksi – proyeksi tersebut merupakan manipulasi bentuk-bentuk yang sebelumnya telah dibuat dengan menggunakan perangkat lunak / software 2 dimensi atau 3 dimensi. Selain dibuat menggunakan perangkat lunak tersebut, hasil proyeksi juga bisa berasal dari video shooting atau footage yang sudah dibuat secara khusus sebelumnya. Jadi bisa dibilang video mapping merupakan sebuah seni instalasi yang menggabungkan perangkat lunak dan perangkat keras.
Prinsip teknologi di balik video mapping sangatlah sederhana. Beberapa proyektor video yang dikontrol oleh komputer digunakan untuk memproyeksikan gambar atau video kepada sebuah permukaan yang diinginkan. Dari permukaan yang akan diproyeksikan tersebut akan terdeteksi beberapa titik dan kemudian akan dipetakan kedalam komputer. Untuk menciptakan permukaan tersebut menjadi interaktif, pemetaan ini selanjutnya bisa dijadikan berlapis - lapis dengan konten video, gambar tetap, live video feeds, logobranding, dan lain – lain. Dengan manipulasi proyeksi tersebut, cara pandang kita terhadap objek, benda, atau bidang tersebut akan berubah.
Video mapping memiliki satu persyaratan dasar yang tidak boleh dilanggar, yaitu kegelapan total baik di objek, benda, atau bidang yang akan disorot maupun lingkungan disekitar objek, benda, atau bidang tersebut. Dengan memenuhi syarat dasar tersebut, ukuran, bentuk, diam atau bergerak objek, benda, atau bidang yang akan diproyeksikan tidak menjadi masalah.
Untuk merealisasikan teknologi Video Mapping ini, dapat menggunakan Software After Effect, yang berguna untuk membuat Efek tekstur pada gambar. Dan dipadukan dengan Video Mapping Loops. Gunakan juga stencil Luma Effect dan Special VJ Software yang ada pada After Effect. Terdapat juga VJ Software seperti : Resolume, Arkaos, Madmapper, Vusition.

Metode yang dihasilkan pasti menarik dinikmati dalam seni visual. bisa diproyeksikan pada bidang yang unik  seperti gedung, kendaraan dan lantai, Proses pencarian target proyeksi selalu dimulai dengan mengidentifikasi lokasi yang sesuai untuk bertindak sebagai kanvas untuk Pemetaan Proyeksi 3D. Bisa jadi bangunan bersejarah, struktur sementara atau patung, atau permukaan besar apa pun. Pemetaan proyeksi berfungsi paling baik pada malam hari atau di lingkungan rendah cahaya. Demikian juga, ini berfungsi paling baik ketika permukaan yang diproyeksikan berwarna terang atau putih sehingga gambar yang diproyeksikan menonjol dengan terang terhadap latar belakangnya. Yang terbaik adalah paduan warna dasar dengan warna-warna yang beragam dan kontras.
Contoh Video Mapping saat sebuah bangunan tiba-tiba runtuh dan menghilang. Bangunan besar menjadi kanvas hidup. Teknik Video Mapping diproyeksikan ke detail fasad bangunan yang digunakan untuk membuat instalasi video berkualitas tinggi dan ilusi 3D. Dalam cara yang inovatif, objek tidak hanya digunakan sebagai 'layar baru' tapi juga menjadi 'aktor', mempunyai koneksi ke cerita yang diidentifikasi di dalam film.




BAB 3
KESIMPULAN
Jadi, Video Mapping merupakan salah satu teknologi yang digunakan untuk memproyeksikan suatu gambar bergerak pada sebuah objek. Tujuan utama dari video mapping adalah membuat sebuah objek agar terlihat seperti objek yang berbeda. Penggunaan video mapping juga sebagai satu cara berkreasi dengan mengunakan teknologi yang dapat menarik perhatian banyak orang.
Seni Teknologi ini menggunakan pencahayaan serta proyeksi yang dapat menghasilkan ilusi optik pada obyek yang secara visual akan berubah dari bentuk baru yang sangat fantastis dan berbeda. Bentuknya bisa berupa materi 3D ataupun Arsitektur.

REFERENSI


Rabu, 09 Mei 2018

MAKALAH PENJADWALAN PROSES

Penjadwalan Proses


Disusun Oleh:
Dhea Aulia Andini (11116920)
Dandy Damario H (11116688)
Ida Bagus Bayuna R (13116366)
Mochammad Ichsan S (14116463)
Muhammad Nico F (15116000)
Wing Aji Pradipta (17116679)

Sistem Informasi
Universitas Gunadarma
Tahun Ajaran 2017/2018

Kata Pengantar


Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas limpahan rahmat dan karunia nya baik berupa kesehatan maupun kesempatan sehingga penyusunan makalah ini dapat terselesaikan sebagaimana mestinya.
Makalah dengan judul “Penjadwalan Proses” merupakan tugas yang diberikan oleh Dosen Mata Kuliah Sistem Operasi. Mohon maaf jika ada kesalahan dan kekurangan dalam makalah ini.

BAB I
Pendahuluan

Latar belakang

Sistem operasi merupakan perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan perangkat lunak aplikasi seperti program-program pengolah kata dan peramban web. Secara umum, sistem operasi adalah perangkat lunak pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan (proses booting).Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah sistem operasi berjalan, dan sistem operasi akan melakukan layanan inti untuk software-software tersebut. Layanan inti tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, penjadwalan tugas, dan antarmuka user GUI/CLI sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh sistem operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan “kernel” suatu sistem operasi.

BAB II
Pembahasan

Pengertian dan Sasaran Penjadwalan Proses

Penjadwalan proses merupakan kumpulan kebijaksanaan dan mekanisme dalam sistem operasi yang berkaitan dengan urutan kerja yang dilakukan oleh sistem komputer.

Penjadwalan proses bertugas untuk memutuskan:
1. Proses apa yang harus berjalan.
2. Kapan dan berapa lama proses tersebut berjalan

Adapun kriteria untuk mengukur dan optimasi kinerja penjadwalan proses:
1. Adil (fairness)
Adalah proses-proses diperlakukan semua sama, yaitu mendapat jatah waktu pemroses yang sama dan tidak ada proses yang tidak mendapatkan layanan pemroses sehingga mengalami kekurangan waktu.
2. Efisiensi (eficiency)
Efisiensi atau utilisasi pemroses dihitung dengan perbandingan (rasio) waktu sibuk pemroses.
3. Waktu tanggap (response time)

Terdapat 3 jenis waktu tanggap:
a) Sistem interaktif
Didefinisikan sebagai waktu yang dihabiskan dari saat karakter terakhir dari perintah dimasukkan atau transaksi sampai hasil pertama muncul di layar. Waktu tanggap ini disebut terminal response time.
b) Sistem waktu nyata
Didefinisikan sebagai waktu dari saat kejadian (internal atau eksternal) sampai instruksi pertama rutin layanan yang dimaksud dieksekusi, disebut event response time.
c) Turnaround time
Didefinisikan sebagai waktu yang dihabiskan dari saat program atau mulai masuk ke sistem sampai proses diselesaikan oleh sistem. Waktu yang dimaksud adalah waktu yang dihabiskan di dalam sistem, diekspresikan sebagai penjumlah waktu eksekusi (waktu pelayanan job) dan waktu menunggu:
Turn arround time = waktu eksekusi + waktu menunggu.
d) Throughput
Didefinisikan sebagai jumlah kerja yang dapat diselesaikan dalam satu unit waktu. Cara untuk mengekspresikan throughput adalah dengan jumlah job pemakai yang dapat dieksekusi dalam satu unit/interval waktu.
Kriteria-kriteria tersebut saling bergantung dan dapat pula saling bertentangan sehingga tidak dimungkinkan optimasi semua kriteria secara simultan.
Contohnya untuk memberi waktu tanggap kecil memerlukan penjadwalan yang sering beralih ke antara proses-proses itu. Cara ini meningkatkan overhead sistem dan mengurangi throughput.
Oleh karena itu dalam menentukan kebijaksanaan perancangan penjadwalan sebaiknya melibatkan kompromi diantara kebutuhan-kebutuhan yang saling bertentangan. Kompromi ini bergantung sifat dan penggunaan sistem komputer.

Sasaran penjadwalan berdasarkan kriteria-kriteria optimasi tersebut:
1. Menjamin tiap proses mendapat pelayanan dari pemroses yang adil.
2. Menjaga agar pemroses tetap dalam keadaan sibuk sehingga efisiensi mencapai maksimum. Pengertian sibuk adalah pemroses tidak menganggur, termasuk waktu yang dihabiskan untuk mengeksekusi program pemakai dan sistem operasi.
3. Meminimalkan waktu tanggap.
4. Meminimalkan turn arround time.
5. Memaksimalkan jumlah job yang diproses persatu interval waktu. Lebih besar angka throughput, lebih banyak kerja yang dilakukan sistem.

Tipe Penjadwalan Proses

Terdapat 3 tipe penjadwal proses yang dilakukan secara bersama-sama pada sistem operasi yang kompleks, yaitu:

1. Penjadwal jangka pendek (short term scheduller)
Bertugas menjadwalkan alokasi pemroses di antara proses-proses ready di memori utama. Penjadwalan dijalankan setiap terjadi pengalihan proses untuk memilih proses berikutnya yang harus dijalankan.
2. Penjadwal jangka menengah (medium term scheduler)
Setelah eksekusi selama suatu waktu, proses mungkin menunda sebuah eksekusi karena membuat permintaan layanan masukan/keluaran atau memanggil suatu system call. Proses-proses tertunda tidak dapat membuat suatu kemajuan menuju selesai sampai kondisi-kondisi yang menyebabkan tertunda dihilangkan. Agar ruang memori dapat bermanfaat, maka proses dipindah dari memori utama ke memori sekunder agar tersedia ruang untuk proses-proses lain. Kapasitas memori utama terbatas untuk sejumlah proses aktif.
Aktivitas pemindahan proses yang tertunda dari memori utama ke memori sekunder disebut swapping. Proses-proses mempunyai kepentingan kecil saat itu sebagai proses yang tertunda. Tetapi, begitu kondisi yang membuatnya tertunda hilang dan proses dimasukkan kembali ke memori utama dan ready.
3. Penjadwal jangka panjang (long term scheduler)
Penjadwal ini bekerja terhadap antrian batch dan memilih batch berikutnya yang harus dieksekusi. Batch biasanya adalah proses-proses dengan penggunaan sumber daya yang intensif (yaitu waktu pemroses, memori, perangkat masukan/keluaran), program-program ini berprioritas rendah, digunakan sebagai pengisi (agar pemroses sibuk) selama periode aktivitas job-job interaktif rendah.
Sasaran penjadwalan berdasarkan tipe-tipe penjadwalan:

a) Memaksimumkan kinerja untuk memenuhi satu kumpulan kriteria yang diharapkan.
b) Mengendalikan transisi dari suspended to ready (keadaan suspend ke ready) dari proses-proses swapping.
c) Memberi keseimbangan job-job campuran.

Tipe-tipe penjadwalan proses

Strategi Penjadwalan Proses


Terdapat dua strategi penjadwalan, yaitu:
1. Penjadwalan nonpreemptive (run to completion)
Proses diberi jatah waktu oleh pemroses, maka pemroses tidak dapat diambil alih oleh proses lain sampai proses itu selesai.
2. Penjadwalan preemptive
Proses diberi jatah waktu oleh pemroses, maka pemroses dapat diambil alih proses lain, sehingga proses disela sebelum selesai dan harus dilanjutkan menunggu jatah waktu pemroses tiba kembali pada proses itu. Berguna pada sistem dimana proses-proses yang mendapat perhatian/tanggapan pemroses secara cepat, misalnya:
a) Pada sistem realtime, kehilangan interupsi (tidak layani segera) dapat berakibat fatal.
b) Pada sistem interaktif, agar dapat menjamin waktu tanggap yang memadai. Penjadwalan secara preemptive baik tetapi harus dibayar mahal. Peralihan proses memerlukan overhead (banyak tabel yang dikelola). Supaya efektif, banyak proses harus berada di memori utama sehingga proses-proses tersebut dapat segera running begitu diperlukan. Menyimpan banyak proses tak running benar-benar di memori utama merupakan suatu overhead tersendiri.

Tipe-tipe penjadwalan yang dikaitkan dengan diagram state

Algoritma-algoritma dalam Penjadwalan Proses


1. Nonpreemptive, menggunakan konsep:
a) FIFO (First In First Out) atau FCFS (First Come First Serve)
b) SJF (Shortest Job First)
c) HRN (Highest Ratio Next)
d) MFQ (Multiple Feedback Queues)
2. Preemptive, menggunakan konsep:
a) RR (Round Robin)
b) SRF (Shortest Remaining First)
c) PS (Priority Scheduling)
d) GS (Guaranteed Scheduling)

Klasifikasi lain selain berdasarkan dapat/tidaknya suatu proses diambil secara paksa adalah klasifikasi berdasarkan adanya prioritas di proses-proses, yaitu:
1. Algoritma penjadwalan tanpa berprioritas.
2. Algoritma penjadwalan berprioritas, terdiri dari:
a) Berprioritas statis
b) Berprioritas dinamis
BAB III
Kesimpulan

Dengan adanya penggunaan penjadwalan proses dalam sistem operasi, terwujud sebuah sistem operasi yang efisien, hemat daya, dan waktu dalam mengerjakan banyak pekerjaan sekaligus.

Daftar Istilah

1. Utilisasi: Rasio input yang benar-benar digunakan dengan jumlah input yang tersedia. Utilisasi tenaga kerja adalah rasio waktu kerja aktual yang dihabiskan dengan jumlah total waktu kerja yang tersedia.
2. System call: Tata cara pemanggilan di program aplikasi untuk memperoleh layanan yang disediakan oleh sistem operasi. System call berupa rutin sistem operasi untuk keperluan tertentu yang spesifik.
3. Batch: Suatu model pengolahan data, dengan menghimpun data terlebih dahulu, dan diatur pengelompokkan datanya dalam kelompok-kelompok
4. Suspend: Menghentikan atau menonaktifkan sesuatu baik itu bersifat sementara (menunda) ataupun permanen.

Daftar Pustaka

http://singgih.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/1785/TOT-SistemOperasi4-6.pdf
https://techno-inmyworld.blogspot.co.id/2014/04/pengertian-penjadwalan-prosestipe-tipe.html
http://www.pintarkomputer.org/2017/03/penjadwalan-proses-sistem-operasi.html
http://manajement-info.blogspot.co.id/2011/12/bab-v-sistem-operasi-penjadwalan-proses.html

Selasa, 24 April 2018


ANALISA SISTEM  INFORMASI PELAYANAN PERUSAHAAN
AUTOBUS AKAP
PT.EKA SARI LORENA TRANSPORT


1. Pengertian Service Strategy
Mengisyaratkan bahwa setiap organisasi harus memiliki sebuah Strategi Pelayanan yang menjadi panduan bagi setiap aktivitas “services” yang terjadi dalam organisasi. Secara prinsip, strategi ini berisi bagaimana cara dan mekanisme yang dianut serta perlu dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan organisasi di dalam usahanya untuk memberikan layanan yang baik.

2. Pengertian Service Design
Memperlihatkan bagaimana organisasi merancang ekosistem (infrastruktur) teknologi informasi untuk memenuhi atau melayani para pemangku kepentingannya. Melalui desain ini, diharapkan tercipta suatu lingkungan kondusif bagi divisi teknologi informasi dalam memberikan layanan prima ke segenap individu, kelompok, dan unit/divisi pengguna pada organisasi

3. Pengertian Service Transition
Menggambarkan bagaimana organisasi bertransformasi atau menjalankan perubahan menuju
rancangan lingkungan pelayanan yang diinginkan. Tahapan transisi ini harus dikawal dengan sebaik-baiknya agar efektif dan tidak terjadi chaos.


4. Pengertian Service Operation
Mendeskripsikan secara detail dan jelas mengenai inti dari rangkaian proses manajemen, yaitu pengelolaan pelayanan itu sendiri pada tahap operasionalnya. Disinilah para pelanggan internal maupun eksternal (pemangku kepentingan) akan mendapatkan langusng manfaat dari keberadaan teknologi informasi dan komunikasi.

5. Pengertian Continual Service Improvement
Mengigatkan perlunya dilakukan perbaikan berkesinambungan terus menerus dari masa ke masa. Hal ini tidak saja berarti bahwa organisasi yang bersangkutan senantiasa belajar dan selalu berkembang dari masa ke masa, namun mengandung makna bahwa organisasi selalu siap menghadapi berbagai perubahan karena dinamika global.

Kesimpulan

Manajemen perusahaan berpengaruh besar terhadap pelayanan terhadap konsumen. Apabila manajemen perusahaan tersebut baik maka konsumen pun dapat terpuaskan dengan pelayanan perusahaan tersebut,dan apabila konsumen sudah terpuaskan maka mereka tidak akan jera untuk menggunakan jasa perusahaan tersebut sehingga perusahaan pun dapat meraih keuntungan secara financial.

Saran

Berdasarkan observasi langsung penulis kelapangan penulis menyarankan agar PT.Eka Sari Lorena lebih meningkatkan pelayanannya lagi, pada umumnya pelayanan yang diberikan sudah bagus, tetapi masih perlu sedikit peningkatan di bagian ketepatan waktu sampai di tujuan, karena sangat berpengaruh kepada kepuasan pelanggan.


DAFTAR PUSTAKA

Rabu, 11 April 2018

Pelayanan dalam Sistem Operasi dan System Call

Pelayanan dalam Sistem Operasi dan System Call

Pelayanan dalam Sistem Operasi dan System Call

Sistem Operasi

Tujuan dari sebuah sistem operasi adalah sebagai penghubung antara user dan hardware, dimana sistem operasi memberikan kemudahan-kemudahan agar user tidak harus mengakses hardware secara langsung dalam bahasa mesin, tetapi dalam bentuk layanan-layanan yang diberikan oleh sistem operasi.
Dalam gambar dijelaskan (dalam panah) bahwa mouse dan keyboard adalah bentuk input dalam sistem operasi, monitor dan printer sebagai bentuk output dalam sistem operasi, aplikasi dan hard drive yang bisa bekerja secara dua arah dalam sistem operasi.

6 Pelayanan Utama dalam Sistem Operasi

  1. Pembuatan program: Sistem operasi menyediakan berbagai fasilitas yang membantu programer dalam membuat program seperti editor. Walaupun bukan bagian dari sistem operasi, tapi layanan ini diakses melalui sistem operasi. Contohnya dalam OS Windows tersedia aplikasi Notepad.
  2. Eksekusi program: Sistem harus bisa me-load program ke memori, dan menjalankan program tersebut. Program harus bisa menghentikan pengeksekusiannya baik secara normal maupun tidak (terdapat error).
  3. Operasi Input/Output (I/O): Program yang sedang dijalankan kadang kala membutuhkan I/O. Untuk efisiensi dan keamanan, pengguna biasanya tidak bisa mengatur peranti I/O secara langsung, untuk itulah sistem operasi harus menyediakan mekanisme dalam melakukan operasi I/O. Contohnya printer digunakan jika program disuruh untuk mencetak.
  4. Manipulasi sistem berkas: Program harus membaca dan menulis berkas, dan kadang kala juga harus membuat dan menghapus berkas.
  5. Komunikasi: Kadang kala sebuah proses memerlukan informasi dari proses yang lain. Ada dua cara umum dimana komunikasi dapat dilakukan. Komunikasi dapat terjadi antara proses dalam satu komputer, atau antara proses yang berada dalam komputer yang berbeda, tetapi dihubungkan oleh jaringan komputer. Komunikasi dapat dilakukan dengan pembagian memori (penggunaan bersama, share-memory) atau message-passing, dimana sejumlah informasi dipindahkan antara proses oleh sistem operasi. Contohnya menghubungkan dua komputer melalui Wi-Fi.
  6. Deteksi Error: Sistem operasi harus selalu waspada terhadap kemungkinan error. Error dapat terjadi di CPU dan memori perangkat keras, I/O, dan di dalam program yang dijalankan pengguna. Untuk setiap jenis error sistem operasi harus bisa mengambil langkah yang tepat untuk mempertahankan jalannya proses komputasi. Contohnya dalam OS Windows jika aplikasi error akan muncul troubleshoot problem yang membuat sugesti apa langkah berikutnya yang harus dilakukan oleh pengguna.
3 Pelayanan Tambahan dalam Sistem Operasi
  1. Alokasi sumber daya: Ketika beberapa pengguna menggunakan sistem atau beberapa program dijalankan secara bersamaan, sumber daya harus dialokasikan bagi masing-masing pengguna dan program tersebut.
  2. Accounting: Kita menginginkan agar jumlah pengguna yang menggunakan sumber daya, dan jenis sumber daya yang digunakan selalu terjaga. Untuk itu maka diperlukan suatu perhitungan dan statistik. Perhitungan ini diperlukan bagi seseorang yang ingin merubah konfigurasi sistem untuk meningkatkan pelayanan.
  3. Proteksi: Layanan proteksi memastikan bahwa segala akses ke sumber daya terkontrol. Dan tentu saja keamanan terhadap gangguan dari luar sistem tersebut. Keamanan bisa saja dilakukan dengan terlebih dahulu mengidentifikasi pengguna. Ini bisa dilakukan dengan meminta password bila ingin menggunakan sumber daya.

System Call

Mode kernel
  • Jika komputer berada didalam mode kernel, semua kode yang akan dieksekusi akan langsung masuk kedalam alamat memori dan semua perangkat keras.
  • Mode ini bisa dibilang paling kuat karena nyaris bisa melakukan tugas apapun.
  • Jika sebuah program error dalam mode ini, keseluruhan sistem akan berhenti.
Mode user
  • Jika komputer berada didalam mode user, semua kode yang akan dieksekusi tidak bisa langsung masuk kedalam alamat memori dan semua perangkat keras.
  • Jika sebuah program error, hanya program tersebut yang berhenti.
  • Artinya sistem dalam keadaan aman jika program error dalam mode user.
  • Kebanyakan program berjalan dalam mode ini.

Jika sebuah program dengan mode user membutuhkan akses RAM atau sumber daya lain, mode user akan meminta akses melalui mode kernel. Ini yang disebut system call. Saat sebuah program membuat system call awalnya program yang berjalan dari mode user berpindah menjadi mode kernel, perpindahan ini dinamakan pengalih konteks (context switch). Setelah kernel selesai menyediakan sumber daya yang program inginkan, pengalih konteks ini memindahkan lagi program yang awalnya mode kernel menjadi mode user lagi.

Jenis system call:
  1. Proses kontrol: Mengontrol proses yang berjalan.
  2. Manajemen file: Mengatur file yang berjalan dalam program.
  3. Manajemen perangkat: Mengatur perangkat apa saja yang dipakai dalam program.
  4. Pemeliharaan informasi: Penghubung antara pengguna dengan sistem operasi jika ada informasi.
  5. Komunikasi: Pertukaran informasi dari proses yang berjalan dengan sistem operasi.
Contoh umum system call yang sering dipakai dalam keseharian adalah saat kita membuat, membuka, menutup, dan menghapus sebuah file didalam komputer, menjalankan program, menggunakan internet, dan saat kita ingin mencetak gambar, program meminta akses kepada perangkat printer.

Daftar Istilah

  • Hardware: Perangkat keras komputer.
  • Hard drive: Sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis.
  • Message-passing: Proses komunikasi antar bagian sistem untuk membagi variabel yang dibutuhkan.
  • Mode kernel: Keamanan yang diatur oleh system itu sendiri.
  • Mode user: Keamanan yang di atur pengguna atau orang yang mengatur.
  • Programmer: Seseorang yang mampu menyelesaikan masalah dengan menggunakan bahasa pemrograman.
  • Random Access Memory (RAM): Sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori.
  • Share-memory: Merupakan komunikasi antar proses tercepat karena semua proses menggunakan blok memori yang sama.
  • System call: Penyedia antarmuka dari pelayanan-palayanan yang tersedia dengan Sistem Operasi.
  • Troubleshoot: Suatu masalah atau adanya ketidak normalan pada komputer kita.
  • User: User merupakan Pengguna. Biasanya ditujukan kepada pengguna suatu sistem yang umumnya adalah manusia.

Daftar Pustaka
https://halhalkecil.wordpress.com/pemrograman/sistem-operasi/layanan-sistem-operasi/
http://harisobri.blogspot.co.id/2010/09/layanan-sistem-operasi-system-calls-dan.html
http://dominique122.blogspot.co.id/2015/05/layanan-sistem-operasi.html
http://thax46.blogspot.co.id/2013/01/layanan-sistem-operasi.html
http://2010046-if-unsika.blogspot.co.id/2012/10/pengertian-serta.html
https://dewa18.wordpress.com/2009/10/28/operasi-sistem-komputer-struktur-sistem-operasi-dan-system-call/

Kesimpulan
Pelayanan dalam sistem operasi sangat penting dalam jalannya sebuah sistem operasi pada komputer karena jika tidak ada, komputer tidak dapat mengerjakan apa-apa. Dan system call adalah jembatan penghubung antara pengguna dengan sistem hardware/software yang ada didalamnya. Jika tidak ada system call semua program yang ada di sistem operasi tidak akan dapat berjalan.

Rabu, 21 Maret 2018

REVIEW MUSLIM PRO



Muslim pro adalah sebuah aplikasi yang berguna di perangkat smartphone. Aplikasi ini dikhususkan untuk umat Islam yang mau mendapatkan informasi tentang agama Islam. Menurut saya, aplikasi ini sangat lengkap karena terdapat semua fitur yang dibutuhkam dalam 1 aplikasi. Sebenarnya banyak aplikasi muslim seperti Quranesia, Kumpulan Doa, Jadwal Shalat namun itu aplikasi yang tidak di satu kan seperti Muslim Pro ini. Dengan mendownload aplikasi ini kita dapat menghemat penggunaan kapasitas memory. Kapasitas memory Muslim Pro ini sebesar 73.2 MB. Aplikasi ini dapat kita install dengan mudah di playstore untuk Android dan juga appstore untuk pengguna IOS.

Fitur-fitur yang ada di aplikasi Muslim Pro :



1. Waktu Shalat
    fitur ini digunakan untuk kita mengingat waktu-waktu shalat dalam 5 waktu, yaitu Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya lengkap dengan adzan ketika waktu telah tiba.



2. Al-Qur'an
    fitur ini berguna untuk membaca surat-surat yang ada di dalam Al-Qur'an lengkap dengan bahasa Arab, bahasa latin nya dan juga artinya dalam bahasa indonesia serta juga dilengkapi dengan audio di tiap-tiap surat.



3. Kiblat
    fitur ini digunakan ketika kita berada di suatu tempat yang baru dan tidak tahu dimana arah kiblat. Dengan menggunakan fitur ini, kita perlu mengaktifkan location.



4. Komunitas
    fitur ini digunakan untuk pengguna Muslim Pro yang ingin meminta doa kepada komunitas lain, dan juga dapat mendoakan orang lain dari fitur ini.

5. Asma Al-Husna
    fitur ini berguna untuk kita melihat serta menghafal 99 Nama Allah SWT.

6. Inspirasi Allah
    fitur ini digunakan untuk melihat quotes-quotes yang baik dan membuat kita mengingat tentang Allah SWT.

7. Doa-Doa
    fitur ini digunakan untuk kita melihat dan menghafal doa-doa untuk kegiatan sehari-hari kita. Seperti doa mau makan, doa ketika berkendara, doa ketika wudhu, doa shalat dan lain lain.

8. Masjid di sekitar
    fitur yang berguna ketika kita sedang mencari masjid di tempat yang kita tidak tahu.

9. Kalendar Hijriyah
    fitur ini membuat kita mengetahui tanggal beberapa hari besar atau penting dalam Islam.

10. Tempat Halal
    fitur ini digunakan untuk kita mencari tempat-tempat makanan yang halal di suatu tempat.

11. Syahadat
    fitur ini berisikan kalimat Syahadat dalam bentuk audio serta tulisan.

12. Kalkulator Zakat
    fitur ini digunakan untuk menghitung zakat penghasilan yang harus kita keluarkan perbulan ataupun pertahun.

13. Live Mekkah
    fitur ini digunakan untuk kita menonton live streaming dan melihat situasi yang ada di Mekkah.

14. Tasbih Digital
    fitur ini digunakan pengganti tasbih ketika kita lupa membawa nya, dan dapat disetting untuk 33 atau 99 mata tasbih.

15. Ayat populer
    fitur ini digunakan untuk kita mengakses dan membaca ayat-ayat yang sering kita dengar, seperti Ayat Al-Kursi, namun masih belum lengkap.

Dengan adanya aplikasi Muslim Pro ini, kita sebagai umat Islam sangat terbantu untuk mengingat Allah SWT. Aplikasi yang nyaris lengkap dan juga tampilan fitur-fitur yang sangat menarik membuat aplikasi ini nyaman digunakan. Dan juga aplikasi ini mendapatkan sertifikasi resmi dari Kementrian Agama Indonesia.