Rabu, 21 Maret 2018

REVIEW MUSLIM PRO



Muslim pro adalah sebuah aplikasi yang berguna di perangkat smartphone. Aplikasi ini dikhususkan untuk umat Islam yang mau mendapatkan informasi tentang agama Islam. Menurut saya, aplikasi ini sangat lengkap karena terdapat semua fitur yang dibutuhkam dalam 1 aplikasi. Sebenarnya banyak aplikasi muslim seperti Quranesia, Kumpulan Doa, Jadwal Shalat namun itu aplikasi yang tidak di satu kan seperti Muslim Pro ini. Dengan mendownload aplikasi ini kita dapat menghemat penggunaan kapasitas memory. Kapasitas memory Muslim Pro ini sebesar 73.2 MB. Aplikasi ini dapat kita install dengan mudah di playstore untuk Android dan juga appstore untuk pengguna IOS.

Fitur-fitur yang ada di aplikasi Muslim Pro :



1. Waktu Shalat
    fitur ini digunakan untuk kita mengingat waktu-waktu shalat dalam 5 waktu, yaitu Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya lengkap dengan adzan ketika waktu telah tiba.



2. Al-Qur'an
    fitur ini berguna untuk membaca surat-surat yang ada di dalam Al-Qur'an lengkap dengan bahasa Arab, bahasa latin nya dan juga artinya dalam bahasa indonesia serta juga dilengkapi dengan audio di tiap-tiap surat.



3. Kiblat
    fitur ini digunakan ketika kita berada di suatu tempat yang baru dan tidak tahu dimana arah kiblat. Dengan menggunakan fitur ini, kita perlu mengaktifkan location.



4. Komunitas
    fitur ini digunakan untuk pengguna Muslim Pro yang ingin meminta doa kepada komunitas lain, dan juga dapat mendoakan orang lain dari fitur ini.

5. Asma Al-Husna
    fitur ini berguna untuk kita melihat serta menghafal 99 Nama Allah SWT.

6. Inspirasi Allah
    fitur ini digunakan untuk melihat quotes-quotes yang baik dan membuat kita mengingat tentang Allah SWT.

7. Doa-Doa
    fitur ini digunakan untuk kita melihat dan menghafal doa-doa untuk kegiatan sehari-hari kita. Seperti doa mau makan, doa ketika berkendara, doa ketika wudhu, doa shalat dan lain lain.

8. Masjid di sekitar
    fitur yang berguna ketika kita sedang mencari masjid di tempat yang kita tidak tahu.

9. Kalendar Hijriyah
    fitur ini membuat kita mengetahui tanggal beberapa hari besar atau penting dalam Islam.

10. Tempat Halal
    fitur ini digunakan untuk kita mencari tempat-tempat makanan yang halal di suatu tempat.

11. Syahadat
    fitur ini berisikan kalimat Syahadat dalam bentuk audio serta tulisan.

12. Kalkulator Zakat
    fitur ini digunakan untuk menghitung zakat penghasilan yang harus kita keluarkan perbulan ataupun pertahun.

13. Live Mekkah
    fitur ini digunakan untuk kita menonton live streaming dan melihat situasi yang ada di Mekkah.

14. Tasbih Digital
    fitur ini digunakan pengganti tasbih ketika kita lupa membawa nya, dan dapat disetting untuk 33 atau 99 mata tasbih.

15. Ayat populer
    fitur ini digunakan untuk kita mengakses dan membaca ayat-ayat yang sering kita dengar, seperti Ayat Al-Kursi, namun masih belum lengkap.

Dengan adanya aplikasi Muslim Pro ini, kita sebagai umat Islam sangat terbantu untuk mengingat Allah SWT. Aplikasi yang nyaris lengkap dan juga tampilan fitur-fitur yang sangat menarik membuat aplikasi ini nyaman digunakan. Dan juga aplikasi ini mendapatkan sertifikasi resmi dari Kementrian Agama Indonesia.

Minggu, 30 Oktober 2016

KEBUDAYAAN

Kalimantan Barat




Kalimantan Barat adalah provinsi di Indonesia yang terletak di pulau Kalimantan dan beribukotakan Pontianak. Daerah ini berbatasan langsung dengan Sarawak bagian dari negara tetangga yaitu Malaysia. Kalimantan barat disebut sebagai provinsi seribu suangai, karena provinsi ini memiliki banyak sungan kecil dan suangai besar yang digunakan sebagai jalur utama angkutan untuk masuk kepedalaman. Indonesia memang kaya akan berbagai macam suku dan kebudayaan, khususnya provinsi Kalimantan Barat ini.
Sama seperti daerah lainnya yang ada di Indonesia, Kalimantan Barat pun memiliki kesenian dan kebudayaan yang dimiliki oleh daerah ini. Dan kali ini saya akan mencoba untuk membuat artikel mengenai beberapa kesenian dan kebudayaan yang ada di Kalimantan Barat atau Pontianak tersebut.

Kesenian dan Kebudayaan Kalimantan Barat

Kalimantan Barat memiliki banyak kesenian dan kebudayaan yang beraneka ragam, dan berikut beberapa kesenian dan kebudayaan yang berasal dari daerah tersebut :

1.  Bahasa
Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang secara umum dipakai oleh masyarakat di Kalimantan Barat. Selain itu bahasa penghubung yaitu bahasa Melayu Pontianak, Melayu Sambas dan Bahasa Senganan menurut wilayah penyebarannya


2.  Rumah Adat

Kalimantan Barat memiliki rumah adat yang bernama rumah Betang. Bentuk dan besar rumah Betang berbeda-beda di berbagai tempat. Ada rumah Betang yang panjangnya mencapai 150 meter dan lebar hingga 30 meter. Umumnya rumah Betang di bangun dalam bentuk panggung dengan ketinggian tiga sampai lima meter dari tanah. Tingginya bangunan rumah Betang ini untuk menghindari datangnya banjir pada musim penghujan



3.  Pakaian Adat

Pakaian adat untuk Kalimantan Barat bernama King Baba untuk laki-laki dan King Bibige untuk perempuan. Pakaian tersebut terbuat dari kulit kayu yang diproses hingga menjadi lunak seperti kain. Kulit kayu yang bisa difungsikan sebagai kain untuk membuat cawat, celana, baju, clan selimut itu disebut kapua atau ampuro.



4.  Senjata Tradisional

Senjata tradisional asal Kalimantan Barat bernama Mandau. Mandau sejenis Pedang yang memiliki keunikan tersendiri, dengan ukiran dan kekhasannya. Hulunya terbuat dari tanduk rusa yang diukir, sementara besi bahan Ahpang (Mandau) terbuat dari besi yang ditambang sendiri dan terdiri dari dua jenis, yaitu Bahtuk Nyan yang terkenal keras dan tajam sehingga lalat hinggap pun bisa putus tapi mudah patah dan Umat Motihke yang terkenal lentur, beracun dan tidak berkarat.



5.  Tari Tradisional

Kalimantan Barat memiliki beberapa tari tradisional seperti :

A Tari Monong
Tari ini merupakan tari Penyembuhan dan tari ini berfungsi sebagai penolak atau penyembuh atau  penangkal penyakit agar si penderita dapat sembuh kembali penari berlaku seperti dukun dengan jampi-jampi. tarian ini hadir disaat sang dukun sedang dalam keadaan trance atau tidak sadar.



B Tari Kinyah Uut Danum
Kinyah Uut Danum, adalah tarian perangyang memperlihatkan kelincahan dankewaspadaan dalam menghadapi musuh


6.  Alat Musik Tradisional

Kalimantan Barat memiliki banyak alat musik khas daerah tersebut, beberapa diantaranya :
A Sapek
Sapek merupakan alat musik petik tradisional dari Kapuas hulu dikalangan masyarakat Dayak Kayaan Mendalam kabupaten Kapuas hulu



B Gong
Gong atau Agukng, Kollatung (Uut Danum) merupakan alat musik pukul yang terbuat dari kuningan, merupakan alat musik yang multifungsi baik sebagai mas kawin, sebagai dudukan simbol semangat dalam pernikahan. maupun sebagai bahan pembayaran dalam hukum adat.



7.  Tradisi Robo-robo

Tradisi Robo-robo ini di adakan Rabu terakhir bulan Sapar (Hijriah) yang menyimbolkan keberkahan. Menurut cerita, ritus ini merupakan peringatan atau napak tilas kedatangan Pangeran Mas Surya Negara dari Kerajaan Matan (Martapura) ke Kerajaan Mempawah (Pontianak). Robo-robo itu sendiri dimaksudkan sebagai suatu peringatan serangkaian kejadian penting bermula Haulan pada hari Senin malam Selasa terakhir bulan Syafar guna mengenang hari wafatnya Opu Daeng Manambun


8.  Kerajinan Tangan

Masyarakat Kalimantan Barat memiliki keahlian dalam menghasilkan sebuah kerajinan yang khas daerah tersebut, dan beberapa masyarakat Kalimantan bermata percaharian sebagai pembuat kerajinan tangan. Dan kerajinan tangan yang biasa di buat yaitu
Tikar lampit yang terbuat dari rotan



Lalu kerajinan tangan berupa anyaman yang terbuat dari bambu yang menghasilkan tas dan atau keranjang


Selasa, 07 April 2015

Ketika Tuhan Jatuh Cinta

        Film "Ketika Tuhan Jatuh Cinta" ini disutradarai oleh Frasiska Fiorella. Dan dibintangi oleh aktor-aktor terkenal yaitu Reza Rahadian, Aulia Sarah, Tamara Tyasmara, Ibnu Jamil, Renata Kusmanto, Enzy Storia dan Didi Petet.



        Dalam novel Ketika Tuhan Jatuh Cinta ini menceritakan seorang lelaki yang bernama Ahmad Hizazul Fikri, seorang mahasiswa yang juga seniman pasir, Fikri bukanlah anak yang berasal dari keluarga yang mampu, orang tuanya hanya berprofesi sebagai penjual gorengan di pasar, ia memiliki seorang adik bernama Humaira yang masih duduk dibangku SMA. Fikri membantu orang tuanya dengan cara membuat karya seni yang bahan-bahan bakunya dari pasir, kemudian dititipkan di beberapa galeri-galeri toko antik yang berada di kota itu. Mimpinya begitu besar, ia ingin menjadi sosok yang sukses,agar tidak  melihat lagi orang tuanya membanting tulang untuk mememnuhi kebutuhan keluarga. "Ketika Tuhan Jatuh Cinta" menggambarkan sosok Fikri yang dibesarkan oleh keluarga sederhana, kemudian tumbuh menjadi sosok lelaki yang soleh dan mandiri. Selain kuliah, ia juga membantu ayah ibunya membuat kue dan gorengan serta membuat bingkai dan hiasan pasir untuk dititipkan di beberapa galeri, salah satunya adalah galeri Koh Acong. Ia memiliki seorang anak yang sangat cantik, Lidya.


        Singkat cerita, Fikri pun kemudian menjadi idaman banyak wanita di kampusnya. Tapi, hanya ada satu gadis yang membekas dalam di hati Fikri, Leni. Sebenarnya, jauh di dasar hatinya Leni menyukai Fikri. Namun selayaknya gadis muslimah yang terjaga perilakunya, Leni hanya menyimpan rapi perasaannya pada Fikri. Bahkan Irul, sahabat Fikri yang tampan, kaya dan terkenal playboy di kampus pun ditolak Leni. Setelah wisuda dan harus berpisah jauh, barulah perasaan cinta Leni dan Fikri saling terungkap. Mereka pun sejenak melambung. Namun, ketika keduanya mempersiapkan rencana khitbah, Leni dan Fikri harus menerima kenyataan bahwa Leni akan dijodohkan dengan lelaki lain. Bumi serasa terguncang. Tapi Fikri dengan tulus mengingatkan Leni agar patuh pada orang tuanya, karena mereka pasti menginginkan yang terbaik bagi anaknya.
Sementara itu Irul si Playboy jatuh hati pada Lidya dan mulai berpacaran dengan Lidya walau berbeda agama. Fikri tak henti mengingatkan Irul agar menjaga diri. Tapi keimanan mereka runtuh, Lidya hamil dan Irul lari dari tanggung jawab. Perjuangan Fikri untuk mengingatkan sahabatnya dan menguatkan Lidya terus ia lakukan diantara cobaan untuk dirinya sendiri yang bertubi-tubi. Saat Humaira adik semata wayang Fikri patah hati, akhirnya menjadi pribadi yang pemberontak. Dari sosok gadis lembut dan sangat solihah menjadi gadis yang "badung" dan bebas. Bahkan melepas jilbab dan menjadi gadis malam. Sebagai seorang kakak, Fikri berusaha menyadarkan Humaira. Ujian kembali datang ketika ayah ibu Fikri meninggal dunia pada saat yang bersamaan.
Konflik semakin deras ketika Fikri mendengar Leni tidak bahagia dengan pernikahannya. Lidya yang sangat mengagumi Fikri semakin putus asa dengan kehidupannya. Shira pun hadir kemudian, seorang gadis cantik bermata biru keturunan Prancis-Mesir. Meski semula Shira ini hendak dijodohkan dengan Irul, namun perjodohan itu gagal. Dan pada pertemuan berikutnya yang tanpa disengaja Fikri diam-diam jatuh hati pada Shira. Fikri menyadari dirinya yang tak sebanding dengan keluarga Shira yang berkecukupan. Ternyata diam-diam Shira juga memendam cinta mendalam pada Fikri.


        Kelebihan dari film ini ialah aktor yang membintangi film sangat bagus dan pas ber aktingnya. Lalu, latarnya juga sangat bagus, dan konflik cerita tidak selalu soal agama. Namun ada kekurangannya yaitu endingnya yang masih menggantung.

        Kesimpulannya yaitu kita harus hidup pantang menyerah, selalu berusaha dan bekerja keras untuk menggapai apa yang ingin kita dapatkan.


Selasa, 03 Maret 2015

CINTA ANAK MINANG





Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (TKVDW) ini merupakan film yang diangkat dari sebuah buku atau novel dari Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih diakrab disebut nama Buya Hamka. Film ini dirilis pada pertengahan Desember 2013. Disutradarai oleh Sunil Soraya dan diproduseri oleh Ram Soraya ini menghabiskan waktu yang cukup lama yaitu 2 tahun untuk menulis naskah dan 5 tahun untuk proses produksi nya.
Biaya pembuatan film TKVDW ini cukup mahal karena tidak hanya di satu kota tetapi di beberapa kota di Indonesia. Seperti di Padang, Medan, Surabaya bahkan di Ibu Kota Jakarta. Tak heran jika film ini dinobatkan sebagai film termahal buatan Indonesia.
Pemeran-pemeran dari film ini pun merupakan actor terkenal seperti Pevita Pearce (Hayati), Herjunot Ali (Zainuddin), Reza Rahadian (Aziz), Randy Danistha (Muluk), Arzeti Billbina (Ibu Muluk), Kevin Andrean (Sophian), Jajang C Noer (Mande Jamilah), Niniek L Karim (Mak Base), Musra Dahrizal (Datuk Hayati), Femmy Prety, Dewi Agustin.
Pada awal cerita seorang pemuda keturunan campuran dari suku bugis (dari ibunya) dan suku minang (dari ayahnya) bernama Zainuddin berlayar dari tanah kelahirannya Makassar menuju kampong halaman ayahnya di Padang, Sumatera Barat. Disana Zainuddin bertemu seorang gadis batipuh yang bernama Hayati yang merupakan gadis keturunan Minang asli. Zainuddin pun langsung jatuh hati akan kecantikannya. Pada suatu saat, hujan turun lebat membuat Hayati meneduh disuatu rumah, tiba-tiba Zainuddin yang membawa payung datang dan memberikan payung tersebut ke Hayati karena saat itu hujan tak kunjung reda dan juga hari sudah larut malam. Akhirnya Hayati pun menerima pertolongan Zainuddin dan lekas pulang kerumah.



Keesokan harinya, Hayati menulis surat tanda terima kasih nya kepada Zainuddin. Tulisan tersebut membuat Zainuddin senang, dan Zainuddin pun membalasnya. Dan mereka pun sering sekali berbalas surat. Seiring waktu berjalan, kedekatan Zainuddin dan Hayati menjadi buah bibir di Desa Batipuh, hingga ketua adat disana mengetahuinya. Karena Zainuddin pemuda yang keturunan nya tidak jelas, ia pun di usir dari Batipuh dan pergi ke Padang Panjang. Sebelum Zainuddin meninggalkan Desa tersebut, Hayati menemuinya di tepi sungai ketika matahari mulai terbenam. Disana Hayati bersumpah untuk menunggu Zainuddin kembali kepadanya, dan jika Zainuddin kembali, Hayati akan tetap dalam keadaan suci dan tidak akan tergoda dengan lelaki lain karena cinta Hayati hanya untuk Zainuddin seorang. Mendengar sumpah tersebut, Zainuddin sempat kaget tetapi itu membuat Zainuddin penuh hasrat untuk kembali kepada Hayati dan mempunyai semangat untuk menggapai cita-citanya.
Beberapa hari kemudian, Zainuddin menerima surat dari Hayati yang berisi ia akan datang ke Padang Panjang untuk menonton lomba pacuan kuda dan akan menginap di rumah sahabatnya. Akan tetapi tujuan Hayati ke Padang Panjang bukanlah untuk menonton pacuan kuda tetapi ia ingin sekali bertemu dengan Zainuddin dan menghabiskan waktu bersamanya di Padang Panjang. Ketika sampai dirumah temannya di Padang Panjang, Hayati pun diperkenalkan dengan Aziz abang dari teman Hayati. Ternyata pada pandangan pertamanya, Aziz terpukau dengan kecantikan Hayati dan timbul rasa suka kepadanya.
Hari yang ditunggu pun tiba. Hayati datang ke perlombaan pacuan kuda bersama keluarga sahabatnya. Ia berdandan sangat cantik dengan memakai gaun layaknya seorang gadis bangsawan. Lain pula Zainuddin yang berdandan layaknya pria yang baru saja selesai mengaji. Disana Hayati pun bertemu Zainuddin akan tetapi hanya sebentar karena sahabatnya menariknya dan menjauhinya dari Zainuddin lalu masuk ke bangku penonton. Dibangku penonton Aziz beberapa kali berbicara dan berdekatan dengan Hayati, dan hal tersebut terlihat oleh Zainuddin yang selalu memperhatikan mereka. Sehingga timbul perasaan cemburu Zainuddin kepada Aziz.


Setelah kejadian di pacuan kuda usai, ternyata ibunda dari sahabatnya Hayati berniat untuk menjodohkan Aziz dengan Hayati. Hayati yang mendengar kabar tersebut sangat sedih karena laki-laki yang ia suka adalah Zainuddin. Pada suatu saat yang sama Zainuddin mengirim surat lamaran untuk Hayati dan Aziz pun mengirim surat dengan isi yang sama. Para wakil-wakil adat disana mengadakan rapat untuk siapa yang akan dipilih untuk suami dari Hayati. Dari perbincangan tersebut akhirnya dipilih lah Aziz karena kesamaan keturunan yaitu sama-sama dari Minang dan juga Aziz merupakan orang yang kaya raya. Dibandingkan dengan Zainuddin yang keturunan nya yang tidak jelas dan juga miskin. Hayati pun hanya nurut dan berdiam diri atas perjodohannya dengan Aziz.
Mendengar berita tersebut, Zainuddin sangat kecewa dan dia pun berdiam diri selama beberapa bulan di kasur yang membuatnya sakit. Lalu Hayati dan Aziz pergi menengoknya dengan maksud agar Zainuddin lekas sembuh. Disaat itu, ternyata Zainuddin mengetahui bahwa Hayati datang bukan karena menjenguk nya tetapi karena ingin memberitahu bahwa Hayati sudah menikah. Hal tersebut membuat Zainuddin tambah drop dan sakit. Zainuddin tidak setuju dengan pernikahan tersebut, karena pernikahan itu ialah pernikahan atas dasar kekayaan dan harta.
Seiring waktu berjalan, Zainuddin bangkit dari keterpurukannya berkat semangat dari sahabatnya di Padang Panjang yaitu Abang Muluk. Karena Zainuddin ingin menghilangkan rasa cintanya kepada Hayati, ia pindah merantau ke Ibu Kota Jakarta bersama sahabatnya, Muluk. Di Jakarta, Zainuddin mengasah kemampuannya menjadi penulis. Berkat kemampuannya itu, ia menjadi penulis terkenal dan menjadi kaya raya. Lalu Ia bersama sahabatnya pergi ke Surabaya untuk mencari pengalaman yang baru. Diwaktu yang sama, karena tuntutan pekerjaan, Aziz dan Hayati juga pindah ke Surabaya. Hayati dan Zainuddin bertemu kembali di sebuah acara drama dari buku Zainuddin. Aziz pun terpukau dan member selamat kepada Zainuddin dan menganggap Aziz ialah kawannya.
Suatu hari, Aziz jatuh miskin karena ia di pecat dan hutang nya menumpuk dimana-mana akibat bermain judi. Lalu Aziz dan Hayati menumpang di kediaman Zainuddin karena mereka sudah tidak mempunyai apa-apa lagi. Dengan senang hati Zainuddin menerimanya. Seiring waktu, Aziz jatuh sakit dan membuatnya berbaring di tempat tidur selama 2 minggu. Selama 2 minggu tersebut, Zainuddin ikut membantu mengurus Aziz. Setelah sembuh, Aziz berniat untuk membalas budi, ia akan mencari pekerjaan di suatu tempat lalu ia menitipkan Hayati kepadanya. Tak lama kemudian, datang surat dari Aziz yang menyatakan ia mengembalikan Hayati kepada Zainuddin, karena menurut Aziz, hal tersebutlah yang cocok untuk membalas budi kepada Zainuddin. Dan setelah itu, Aziz memutuskan untuk bunuh diri.
Setelah Aziz meniggal, Hayati akan di pulangkan ke tanah kelahirannya yaitu di Minangkabau Sumatera Barat yang kaya akan adat. Ongkos perjalanan pulang akan ditanggung oleh Zainuddin, dan kehidupan Hayati di kampungnya akan ditanggung Zainuddin hingga Hayati mendapat suami baru. Hayati akan menaikki Kapal Van Der Wijck dalam kepulangannya ke kampong halamannya. Namun, di tengah perjalanan kapal yang ditumpangi Hayati Tenggelam. Disaat itu, Zainuddin mencari-cari Hayati. Dan ternyata, Hayati ada di sebuah rumah sakit dalam keadaan kritis. Tiba-tiba Hayati sadar lalu member tahu kepada Zainuddin bahwa dia sangat mencintai Zainuddin sampai detik ini, dan Hayati akan melihat Zainuddin terakhir kali nya. Disaat itu, Hayati meminta Zainuddin untuk membacakan 2 kalimat syahadat hingga nyawa Hayati dicabut. Akhirnya, Hayati pun meninggal dan dimakamkan di halaman rumah Zainuddin.
Zainuddin merasa kehilangan Hayati, sehingga rumah yang ia beli dari hasil kerja kerasnya tersebut diubah menjadi “Panti Asuhan Hayati”
Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck ini mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan. Kelebihan nya yaitu menumbuhkan nilai-nilai adat Indonesia, dapat menghidupkan kembali keadaan Indonesia dimasa penjajahan dengan didiukung mobil-mobil tua yang dikendarai oleh pemeran. Namun, film ini banyak kekurangan nya seperti pada penataan latar tidak bergitu bagus, isi dari film nya juga tidak serasi dengan judul. Adegan di kapal hanya sedikit, dan ketika kapal tenggelam, tidak ada adegan yang terlihat panik dan penyebab kapal tenggelam juga tidak jelas dan tekesan aneh. Ketika Hayati di rumah sakit dan Zainuddin menemukannya lalu tiba-tiba Hayati siuman dan berbicara dengan Zainudin itu sangat sulit dipercaya di kehidupan nyata. Sehingga membuat ending nya tidak bagus.
Dari cerita diatas, dapat disimpulkan bahwa film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck ini menceritakan kisah cinta Zainuddin dengan Hayati namun dipisahkan karena adanya adat yang berbeda. Akhirnya Hayati menikah dengan orang keturunan Minang asli yaitu Aziz, namun kisah cinta mereka tidak berakhir bahagia. Lalu, Zainuddin pun sakit hati tetapi dia mencoba bangkit hinggia dia menjadi seorang penulis terkenal dan kaya raya.

Di posting dari berbagai sumber.